Pernah merasa jadi orang paling menyebalkan di dunia???
Pertanyaan itu sering melayang-layang di pikiran saya, datang dan nggak pernah pergi2 (biasanyakan datang dan pergi, lah ini kok malah betah nongol yah di pikiran saya).


Saya merasakan itu saat ini, dan hal yang paling menyebalkannya lagi adalah saya baru merasakan hal tersebut setelah melakukan hal menyebalkan itu kepada siapa saja yang merasakan bahwa apa yang saya lakukan terhadap mereka itu menyebalkan sekali. Dalam artian saya hanya bisa menyesalinya tanpa bisa berbuat apa-apa, saya merasa tak enak apalagi mereka, lebih gak enak lagi. Semua itu membuat saya berpikir kalau saya memang orang yang paling menyebalkan di dunia.


Hampir semua orang di muka bumi ini merasakan hal yang sama ( bagi hatinya yang gak peka sama hal-hal seperti ini dan cenderung merasa diri hebat g' akan merasa apa-apa). Hal ini cukup membuat frustasi pada beberapa orang termasuk saya, cenderung memikirkan apa yang akan terjadi pada diri saya di hari yang akan datang ketika orang yang saya sakiti meninggalkan saya dan saya tidak dapat berbuat apa-apa lagi jika hari itu datang karena dia merupakan sosok yang sangat penting bagi karir, hidup, atau pendidikan saya. Bukan berarti saya memanfaatkan mereka, tapi saya hanya merasa benar-banar kesepian jika hal buruk tersebut benar-banar terjadi. Seperti terkena ranjau buatan sendiri karena orang2 yang penting dalam hidup kita, pergi meninggalkan kita akibat perlakuan kita yang buruk terhadapnya. 


Terlalu merasa di atas angin dapat menyebabkan kita tidak menyadari apa yang telah kita perbuat, enggan melihat ke belakang sehingga ketika kita melakukan sesuatu kita tidak tahu kalau ada yang mencibir kita dari belakang. Terlalu cepat menilai orang lain dan mengkritik keburukannya seolah-olah kita sudah melewati hal yang sama sehingga kita patut menasihatinya ini dan itu dengan cara yang begitu menyebalkan. Banyak hal yang harus saya hindari, pikirkan, lakukan, dan saya harus mengingat kata orangtua "pikrkan dulu sebelum bicara" (jujur karena belum melakukan hal ini dengan baik saya jadi frustasi karena merasa menjadi orang paling menyebalkan di dunia). 


 Saya tidak ingin berpanjang lebar lagi karena saya sudah terlalu down ketika menyadari kalau saya benar-benar menyebalkan. (melihat jumlah kata menyebalkan yang saya tulis betul-betul menyebalkan)..


Akhir kata saya ingin menghilangkan perasaan ini dengan tidak melakukan hal-hal buruk yang membuat saya sangat me******kan (malas menulis kata itu). And kata paling akhir adalah
I am sOrry to anybody i ever hurt (sorry sekali lagi karena english saya yang amburadul)


Good bye,
see you in the next posting...