oRang PaliNg meNYEbaLkan..

Posted on 11/07/2009
Pernah merasa jadi orang paling menyebalkan di dunia???
Pertanyaan itu sering melayang-layang di pikiran saya, datang dan nggak pernah pergi2 (biasanyakan datang dan pergi, lah ini kok malah betah nongol yah di pikiran saya).


Saya merasakan itu saat ini, dan hal yang paling menyebalkannya lagi adalah saya baru merasakan hal tersebut setelah melakukan hal menyebalkan itu kepada siapa saja yang merasakan bahwa apa yang saya lakukan terhadap mereka itu menyebalkan sekali. Dalam artian saya hanya bisa menyesalinya tanpa bisa berbuat apa-apa, saya merasa tak enak apalagi mereka, lebih gak enak lagi. Semua itu membuat saya berpikir kalau saya memang orang yang paling menyebalkan di dunia.


Hampir semua orang di muka bumi ini merasakan hal yang sama ( bagi hatinya yang gak peka sama hal-hal seperti ini dan cenderung merasa diri hebat g' akan merasa apa-apa). Hal ini cukup membuat frustasi pada beberapa orang termasuk saya, cenderung memikirkan apa yang akan terjadi pada diri saya di hari yang akan datang ketika orang yang saya sakiti meninggalkan saya dan saya tidak dapat berbuat apa-apa lagi jika hari itu datang karena dia merupakan sosok yang sangat penting bagi karir, hidup, atau pendidikan saya. Bukan berarti saya memanfaatkan mereka, tapi saya hanya merasa benar-banar kesepian jika hal buruk tersebut benar-banar terjadi. Seperti terkena ranjau buatan sendiri karena orang2 yang penting dalam hidup kita, pergi meninggalkan kita akibat perlakuan kita yang buruk terhadapnya. 


Terlalu merasa di atas angin dapat menyebabkan kita tidak menyadari apa yang telah kita perbuat, enggan melihat ke belakang sehingga ketika kita melakukan sesuatu kita tidak tahu kalau ada yang mencibir kita dari belakang. Terlalu cepat menilai orang lain dan mengkritik keburukannya seolah-olah kita sudah melewati hal yang sama sehingga kita patut menasihatinya ini dan itu dengan cara yang begitu menyebalkan. Banyak hal yang harus saya hindari, pikirkan, lakukan, dan saya harus mengingat kata orangtua "pikrkan dulu sebelum bicara" (jujur karena belum melakukan hal ini dengan baik saya jadi frustasi karena merasa menjadi orang paling menyebalkan di dunia). 


 Saya tidak ingin berpanjang lebar lagi karena saya sudah terlalu down ketika menyadari kalau saya benar-benar menyebalkan. (melihat jumlah kata menyebalkan yang saya tulis betul-betul menyebalkan)..


Akhir kata saya ingin menghilangkan perasaan ini dengan tidak melakukan hal-hal buruk yang membuat saya sangat me******kan (malas menulis kata itu). And kata paling akhir adalah
I am sOrry to anybody i ever hurt (sorry sekali lagi karena english saya yang amburadul)


Good bye,
see you in the next posting...



PAAAAANAAAAAAAAAAASSSS!!!!!

Posted on 11/02/2009
PaAAnAAAsSS!!!! PaANAAssSS!!! Orang-orang pasti pada kabur dengar jeritan saya ini, untungnya saya sudah sampai rumah, klo tidak orang2 di sepanjang jalan sudah habis saya maki-maki..ngeri yah keliatannya? Makanya rumah menjadi tempat yang paling nyaman buat saya saat ini, slnya dari pagi sampai siang ini, saya sudah matang (gosong malah) gara-gara dijemur kayak pakaian basah, masih bagus kalau menghasilkan warna hitam eksotis, lah ini, masih bagusan ayam gosong kalau mau dibandingin sama kulit saya yang tadinya seputih salju dan sekarang sehitam kopi, hikz hikz..
bumikepanasan.jpg image by fiona_angelina
Begitulah nasib orang baik, harus rela mengorbankan apa yang patut dikorbankan, sama seperti saya yang mengorbankan kulit saya untuk menolong teman-teman kelas sebelah waktu upacara tadi pagi. Matahari baru terbit sehingga memancarkan cahayanya ke arah kelompok penyanyi, bukan hanya cahayanya yang dipancarkan, panasnya pun ikut-ikutan dan itulah yang menyebabkan saya gila setengah mati saat menyanyikan lagu Indonesia Raya. Sebenarnya kelas kami sudah bertugas dalam upacara minggu lalu jadi penderitaan kami para penyanyi lagu kebangsaan dari sudut lapangan yang menjadi pemasok terbanyak panas matahari sudah berlalu. Tapi... seperti yang sebelumnya saya tulis, kami itu adalah orang2 yang sangat baik, mau membantu teman-teman kelas sebelah untuk membawakan lagu Indonesia Raya.

Sayangnya saya mendapat lokasi berdiri yang kurang baik, tapi sangat strategis bagi matahari untuk memanggang saya habis-habisan. Alhasil saya haru merelakan sebagian wajah saya menjadi kemerah-merahan dan tinggal menunggu waktu untuk menghitam. Padahal butuh bertahun-tahun untuk memutihkan kulit saya kembali..Oh NO.!!


Thank You God, karena saya bisa berada di kelas saat itu, setelah upacara pastinya. Sebenarnya hari ini saya nggak sial2 amat. Soalnya ujian Fisika tadi boleh dibilang sukses untuk otak seukuran otak saya, atau mungkin soalnya yang kelewat gampang tapi Thanks God lagi karena saya g' harus berhari-hari di depan papan tulis untuk mengerjakannya. Metode guru Fisika yang satu ini emang terbilang unik.. pemberian materinya boleh dibilang cepat trus bulan yang tersisa untuk memberikan materi menjadi bulan terburuk dalam sejarah pendidikan kami. Kami harus menjawab soal-soal sehubungan dengan materi, masih untung kalo di meja, lah ini, di depan kelas, satu-satu lagi (jadi g' bisa noleh-noleh kanan kiri), nulisnya di papan tulis, cakarnya di papan tulis juga, jadi keliatan deh mana yang ngerti pelajarannya mana yang sok ngerti sambil ngangguk-nganggukin kepala aja... Untuk saat ini, tahap pertama sukses dijalani.. tinggal menunggu soal-soal mengerikan selanjutnya..


Kenyaaang (ketahuan saya ngetik sambil makan), tapi sekarang saya haus, tunggu ya saya minum dulu..........................


akhirnya tangan dan mata saya sudah bisa fokus pada keyboard dan layar monitor, tinggal mulut aja yang masih komat-kamit seperti saat makan. Masih tertarik baca cerita saya.. lanjut deh kalo gitu,


Habis jam istirahat, kami pergi ke lab komputer untuk melanjutkan praktek ngeblog. Saya yang boleh dibilang kecepatan ngurus blog saya, dengan senang hati-yang benar- membantu teman2 lain yang agak agak mengalami kesulitan dalam mengurus blognya. Tapi sorry yah buat re**i soalnya saya belum nyelesein blognya soalnya bel keburu berdering, sorry, sorry, sorry...
Pelajaran bahasa Indonesia, cuma ngerjain soal-soal aja, dan ketika bel pulang sekolah berdering, hal yang paling saya nanti2kan berubah menjadi hal yang saya tidak ingin jalani.. PULANG. Siapa sih yang nggak pengen pulang ke rumah, saya bukannya ada masalah dengan orang tua, tapi sekali lagi dengan benda langit terpanas di galaksi bimasakti, apalagi kalau bukan MATAHARI.


Sekali lagi saya menjadi manusia panggang tapi bukan berdiri lagi tapi berjalan. Dan cuaca seburuk itu membuat saya sangat merindukan rumah, untungnya hanya jendela rumah saya yang terbuat dari kaca, kalau semuanya terbuat dari kaca? saya tidak akan pulang-pulang ke rumah lagi. Mungkin penderitaan saya menuju rumah tidak akan separah ini, kalau keadaan kota saya masih seperti dulu, masih banyak pohon-pohon untuk jadi tempat bernaung di sepanjang perjalanan. Sayangnya hanya satu dua pohon yang saya jumpai di sepanjang perjalanan, dan tanaman pagar tidak mungkin untuk menaungi saya dan pejalan kaki lainnya (ya iyalah).
 
Alhasil saya jadi menyesal sendiri karena berkurangnya pohon-pohon di muka bumi. Mulai sekarang saya akan mulai menghargai si hijau itu, mudah2an  pengalaman saya yang pernah dipanggang ini menjadi pelajaran nggak hanya buat saya tapi kalian yg baca..(jgn hanya melototin posting ini aja). semoga apa yang kita harapkan yaitu agar bumi ini kembali hijau dapat tercapai..soalnya saya nggak mau maki-maki orang yang minta tolong nunjukin jalan saking kepanasan lagi(kasian banget yah tuh orang)..


Sekian dulu untuk hari ini.. kalau otak saya sudah segar kembali pasti saya postingin yang seru-seru.. selamat membaca....

Posted on 10/31/2009
School of Life!! The best movie ever


saya lagi tergila-gila dengan film yang satu ini.
Saking ngefansnya sama film ini (sekaligus sama Mr.D yang diperankan si Ryan Reynolds, OMG ada yah guru kayak dia ini??), sampai2 blog saya ini namanya SCHOOL OF LIFE, apresiasi lah dengan film yang satu ini..
Berikut adalah kutipan tentang film ini..
Mohon dibaca yah.. thanks!!


Film Pendidikan Menyebarkan Virus Guru Kreatif

Film School of Life yang menceritakan guru muda kreatif Mr D (Ryan Reynolds) dan guru Biologi bernama Matt Warner (David Paymer) memukau sejumlah mahasiswa, guru, dan dosen dalam diskusi dan pemutaran film pendidikan di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rabu (10/5).

Mr D bukan sembarang guru. Ia muda, ganteng, pakaiannya sangat kasual dengan sepatu sport warna merah, menguasai bahasa gaul dan bisa menyelami pikiran remaja masa kini. Ia mengajarkan sejarah di sebuah kota kecil di Amerika Serikat.

Mr D tidak hanya mengajarkan sejarah dalam buku teks, juga membuat pelajaran begitu hidup dan memesona. Ia tidak hanya populer di kalangan muridnya, tapi juga di hati kawan-kawan gurunya, kecuali Matt.

Popularitas Mr D tidak hanya membuat Matt cemburu, tetapi juga jengkel. Matt terobsesi untuk jadi "Teacher of the Year" yang diperoleh almarhum ayahnya, Stormin’ Norman, selama 43 tahun berturut-turut. Kehadiran Mr D yang mengajar dengan cara inkonvensional menjadi penghalang peluang Matt.


"Tapi ada enggak sih guru yang punya waktu untuk menyembunyikan tulang malam- malam untuk digali dengan murid-murid keesokan harinya?" kata Hera yang masih kuliah di Fakultas Ekonomi UNJ.

Hera lebih lanjut mengatakan, sebagai calon guru ia dituntut untuk mengajar secara kreatif. Akan tetapi, menurut Hera, ia tidak dididik menjadi kreatif bahkan tidak mengalami pendidikan yang kreatif. Guru kreatif tampaknya tidak banyak.

Itu yang dibantah oleh Retno Listyarti, guru Pendidikan Kewarganegaraan dari SMA Negeri 13 Jakarta Utara. "Guru kreatif di Indonesia banyak tetapi banyak yang tidak muncul di media massa," kata Retno.

Suparman, guru Sejarah di SMA Negeri 17 Jakarta, juga mencoba untuk mengajar secara kreatif. Ketika ia masih di SMA Negeri 8, ia meminta muridnya membuat dan mempresentasikan silsilah keluarga, meminta mereka menuliskan sejarahnya sendiri dalam buku harian, dan mengajarkan tokoh-tokoh sejarah dari berbagai belahan bumi. Ia bahkan mencoba menarik minat murid-muridnya terhadap sejarah dengan membaca buku Winnetou karya Karl May.

"Memang saya tidak terlalu kreatif. Kadang-kadang tiga-empat semester kebingungan harus berbuat apa lagi. Kreativitas juga ditentukan oleh struktur. Guru yang mencoba kreatif dengan mengajak anak-anaknya ke museum, justru di larang dan bisa- bisa dituduh menjadi biang kegagalan anak-anak menempuh ujian nasional," kata Suparman.

Soal membuat sejarah menjadi hidup dengan membuat drama ala Mr D sudah pernah ditetarapkan di Indonesia ketika ada mata pelajaran Sejarah Perjuangan Bangsa (PSPB). Eksperimen itu gagal karena pelajaran itu terlalu doktriner, tidak memberikan ruang kebebasan berpikir bagi anak.

Menjadikan murid menjadi anak yang kritis, kreatif, dan inovatif juga sudah diangkat menjadi tujuan pendidikan nasional, tapi sampai kini tetap jadi slogan.
Kreativitas, kata Ketua Jurusan Psikologi Pendidikan UNJ, Evita, memang perlu memberikan peluang untuk berbuat dan berpikir secara berbeda. "Harus ada rasa aman dan kebebasan secara psikologis," katanya.

Untuk menjadi guru kreatif, menurut Lodi Paat—dosen Ilmu Pendidikan UNJ, guru memang harus menguasai komunikasi, kemampuan mengeksplorasi mata pelajaran, dan bisa menarik perhatian anak.

Sementara menurut Jimmy Paat, yang juga dosen UNJ, untuk dapat berkomunikasi dan menyelami jiwa anak dan remaja, guru perlu dibekali pengetahuan tentang budaya anak muda. Ini yang belum tersentuh di lembaga-lembaga pendidikan guru di Indonesia.

Guru kreatif memang tak bisa dikloning. Tidak ada metode atau resep tunggal untuk menjadi guru kreatif. Namun, guru kreatif hanya akan muncul apabila ada lingkungan untuk mendorong kelahirannya.

Virus kreativitas dalam mengajar bisa disebarkan di sekolah, di organisasi-organisasi guru, atau lembaga pendidikan guru. Film School of Life memberikan inspirasi tentang pentingnya kreativitas mengajar, memberikan ruang kepada guru dan murid untuk mengekspresikan jiwanya, jauh lebih penting daripada nilai ujian atau buku teks.

Sekian deh untuk hari ini.. Kalo masih penasaran dengan film School Of Life tinggal tunggu aja yah.. pasti dibahas lengkap deh..


Posted on 10/31/2009
Akhirnya!!!

Setelah sekian lama (sebenarnya sih baru seminggu jg..) akhirnya Minggu, 1 November 2009, my First blog was created.. Seneng banget,(tapi g' sampai nangis darah kok saking terharunya)..

Yah meskipun dengan perjuangan yang sangat berat, tapi puaslah dengan hasilnya. Sempat jengkel juga waktu buat blog pertama pake' alamat email yahoo, soalnya pake acara kode2 verifikasian segala lagi (sorry buat yahoo, it's not your fault, you still the best lah..), seminggu lebih dah saya dibuat kayak orang frustasi dalam membuat blog, bahkan saya pake' acara nanya2 segala lagi di Yahoo!Answer tentang masalah saya. Tapi yah harap maklumlah jawaban akan pertanyaan saya rada2 ngaco dan yah boleh dibilang g' bisa jadi jawaban yang pas untuk masalah saya..

So..
Akhirnya dapat ide buat bikin akun baru di gmail, dan tepat hari ini saya sukses membuat blog..THANK YOU GOD, Love YOU SO MUCH,

Yah,mudah2an guru TIK saya juga harap maklum lah dengan keadaan blog saya (tapi alamat gmail saya pake' nama absen kok pak,,cari aja yang namanya iustitia..pasti ada kok)..

Jadi beginilah..
hari pertama bulan November, minggu pertama bulan November, menjadi hari pertama saya dalam dunia BLOGGER..

Welcome to Iustitia...!!!